Jumat, 19 Oktober 2012

TATA CARA PENGIRIMAN EMAIL


Cara mengirim email


  1. Salah satu contoh yang akan dibahas adalah Yahoo mail :
  2. Setelah Anda mengetahui cara mendaftar dan cara menggunakan email sekarang saatnya untuk mengirim email
  3. Klik "compose" untuk mengirim sebuah email
  4. Setelah clik compose maka akan muncul windows khusus untuk mengirim email email detail
  5. Masukkan to : alamat email tujuan [ usernameteman@yahoo.com ]
  6. Dan masukan subject : Title [ perihal , kalimat pokok ]
  7. Dan ketik isi dibagian bawahnya apa saja yang ingin disampaikan.
  8. Untuk mengirim multiple mail maka di bagian to: gunakan koma [, ] sebagai pembatas email 1 dan lainnya
  9. Untuk mengirim file gambar / mp3 atau file lainnya klik Attachment [ Attach file ] dan masukkan file tersebut.
  10. Ingat!!
  11. Ketik surat Anda di notepad terlebih dahulu setelah itu copy ke bagian isi mail dan klik send saat ingin mengirimnya
  12. Hal ini berguna agar saat send gagal Anda tidak perlu mengetik ulang. tinggal ctrl+c [ copy ] dan ctrl+v [ paste ]
  13. Dan setelah selesai semua
  14. Jangan LUPA untuk Sign Out / Log out / Keluar !!! Agar orang lain tidak dapat membaca email Anda.
  15. Terima kasih!!

Selamat mencoba....

TATA CARA PEMBUATAN EMAIL


CARA MEMBUAT EMAIL

  1. Salah satu yang akan dibahas adalah cara membuat email dengan menggunakan yahoo email
  2. Ini adalah halaman yahoo mail saat anda ketik www.mail.yahoo.com  email sign up daftar
  3. Apabila kita telah memiliki Account silahkan masukkan username dan password kemudian klik sign in [ masuk ]
  4. Apabila belum maka kita harus daftar terlebih dahulu yaitu dengan klik di bagian yang bertuliskan SIGN UP
  5. Setelah diklik SIGN UP maka akan keluar halaman pendaftaran seperti ini email pendaftaran isi seluruh field yang disediakan dan biasanya yang bertandan bintang * [ wajib di isi ]. Salah satu syarat isi adalah mengerti bahasa inggris sedikit.
    Masukkan firstname dan lastname [ nama Anda / bukan id ]
    yahoo userID [username] yang unik [ nama tersebut akan menjadi alamat email Anda kelak ]
    masukkan password yang hanya Anda tahu dan mudah di ingat.

    Isi bagian if you forget your password
    Data tersebut digunakan untuk Anda saat Anda meminta password karena lupa.

    Kemudian dibawah akan muncul sebuah gambar berisikan character dan angka acak [ verify your registration ]. Isikan sesuai dengan urutan tersebut [ yahoo ingin memastikan yang daftar manusia bukan bot :). Setelah selesai klik I Agree.
  6. Lanjutkan apa yang diperintahkan oleh yahoo.
  7. Demikian juga untuk mendaftar di web mail gratis lainnya [ Sign up - isi data pribadi - I agree - lanjutkan ]
  8. Sangat mudah bukan :). Selamat mendaftar.

TATA CARA PENGGUNAAN EMAIL


Cara menggunakan email


  1. Dengan cara menggunakan 'browser', seperti Internet Explorer atau Mozilla Firefox. Metode ini disebut sebagai web-based, artinya kita menggunakan media web sebagai perantara ke kotak surat elektronik. Contoh: Yahoo! Mail dan Gmail. Untuk menggunakannya, pengguna haruslah dalam keadaan online. Layanan surat elektronik berbasis web biasanya disediakan oleh penyelenggara layanan email gratis.
  2. Menggunakan program pengakses surat elektronik (e-mail client), seperti: Eudora Mail, Outlook Express, Mozilla Thunderbird, Mutt. Dengan menggunakan program seperti ini, seseorang harus mengetahui konfigurasi yang bisa didapat dari ISP. Keuntungannya adalah dapat membaca surat elektronik tanpa perlu terhubung secara terus-menerus dengan internet dan puluhan surat elektronik dapat diterima dan dikirimkan secara bersama-sama sekaligus. Kelebihan yang lainnya adalah perangkat lunak ini menyediakan fungsi-fungsi penyuntingan dan pembacaan email secara offline. Dengan demikian biaya koneksi ke internet dapat dihemat.
     
  3. Salah satu contoh yang akan dibahas adalah Yahoo mail :
    Setelah Anda mendaftar yang paling penting adalah cara menggunakan email tersebut
  4. Yang utama adalah saat Anda ingin menggunakan email Anda harus Login terlebih dahulu email sign in login atau Sign in
    Isi username [ id Anda ] dan password kemudian klik sign-in.
  5. Setelah Anda sign in dan tidak berhasil maka ada text user id salah atau password salah. Apabila Anda lupa dengan password Anda klik  forget your ID Password. Masukkan data yang saat  Anda isi pertama kali [ harus ngat waktu register Anda isi apa ]. Dan apabila berhasil maka Anda akan masuk ke halaman utama mailbox.email mailbox Dalam mailbox Anda sebelah kiri terdapat inbox [ email yang masuk ], draft [ email yang disimpan ], sent [ email yang telah terkirim ], bulk [ email yang dianggap spam oleh yahoo, hati hati untuk membuka email tersebut. Apabila tidak jelas dihapus saja jangan dibuka ], dan trash [ email yang telah dihapus dan siap untuk di delete permanent.
  6. Kliklah Inbox untuk melihat email-email yang telah dikirim orang lain untuk Anda email inbox inbox [ 21 ] artinya ada 21 email yang belum kita baca. Dan saat masuk kedalam inbox akan tampil list email-email. Tulisan tebal artinya kita belum pernah membuka [ membaca ] email tersebut. Tulisan biasa artinya kita sudah pernah membacanya. Klik di bagian subject untuk melihat isi email tersebut. Hasilnya seperti ini email detail
    demikianlah cara membaca email.

PENGALAMATAN EMAIL


Pengalamatan Email

Untuk mengirimkan sebuah email diharuskan menuliskan alamat tujuan atau alamat email yang dituju. Alamat email ini terdiri dari 3 bagian yaitu :
1.     Identitas pengguna
2.    Tanda “@” yang berarti “lokasinya di”
3.    Nama domain tempat email pengguna tersebut berada.
Agar dalam pengiriman surat sampai ke tujuan dengan benar, pengalamatan email harus mempunyai bentuk dasar sebagai berikut.


1.     triarni_putri adalah nama kotak surat (mailbox) atau nama pengguna (username) yang ingin dituju dalam mailserver.
2.    Yahoo.com, adalah nama  mailserver tempat pengguna yang dituju.
Rinciannya sebagai berikut.
a.    .co : second level domain, menunjukkan bahwa domain ini termasuk dalam kategori komersial.
b.    .id : top level domain, menunjukkan bahwa domain ini terdaftar pada otoritas domain Indonesia (id).

Penulisan antara user ID dan host dipisahkan dengan symbol “@” dibaca “at”.

Pengertian Email



Kita telah bahas apa itu internet, dan di dalam internet salah satu fasilitasnya adalah kita dapat mengirim surat melalui internet. Dengan fasilitas tersebut kita dapat mengirim kepada siapa saja [ mereka yang telah memiliki account email juga ] kapan saja dimana saja dalam hitungan detik [ saat send maka dalam hitungan detik sudah sampai di inbox [ kotak surat ] tujuan.
Email atau e-mail adalah singkatan untuk Electronic Mail, atau dalam bahasa Indonesia berarti surat elektronik. Halaman kamus di Wikipedia Indonesia memberikan sebuah kosa kata baru sebagai singkatan dalam bahasa Indonesia, yaitu surel. Namun dalam tulisan ini saya akan tetap menggunakan kata email karena kita memang familiar dengan kata "email".
Email dari mulai ditulis, dikirim, hingga diterima dan dibaca semuanya ditangani secara elektronis. Umumnya email dibuat (atau ditulis) menggunakan Mail User Agent (MUA) lebih umum dikenal sebagai Email client), kemudian proses pengiriman ditangani oleh Mail Transfer Agent (MTA) yang sering juga disebut sebagai mail server. MUA juga digunakan untuk membuka dan membaca email kembali.
Alamat diperlukan dalam proses pengiriman email. Namun tidak seperti alamat surat yang lazim kita gunakan. Sistem pengalamatan pada email menggunakan format identitas dan domain yang digabung menggunakan karakter @ (at, dibaca et). Misalnya email kami adalah servicedcc@yahoo.com. Artinya email bernama servicedcc provider yang digunkaan adalah yahoo.com sehingga alamat lengkap email adalah penggabungan nama dengan penyedia tersebut yang dibatasi oleh char @.

Kamis, 18 Oktober 2012

CANDI PRAMBANAN


CANDI PRAMBANAN

Alkisah, pada dahulu kala terdapat sebuah kerajaan besar yang bernama Prambanan. Rakyatnya hidup tenteran dan damai. Tetapi, apa yang terjadi kemudian? Kerajaan Prambanan diserang dan dijajah oleh negeri Pengging. Ketentraman Kerajaan Prambanan menjadi terusik. Para tentara tidak mampu menghadapi serangan pasukan Pengging. Akhirnya, kerajaan Prambanan dikuasai oleh Pengging, dan dipimpin oleh Bandung Bondowoso.
Bandung Bondowoso seorang yang suka memerintah dengan kejam. “Siapapun yang tidak menuruti perintahku, akan dijatuhi hukuman berat!”, ujar Bandung Bondowoso pada rakyatnya. Bandung Bondowoso adalah seorang yang sakti dan mempunyai pasukan jin. Tidak berapa lama berkuasa, Bandung Bondowoso suka mengamati gerak-gerik Loro Jonggrang, putri Raja Prambanan yang cantik jelita. “Cantik nian putri itu. Aku ingin dia menjadi permaisuriku,” pikir Bandung Bondowoso.
Esok harinya, Bondowoso mendekati Loro Jonggrang. “Kamu cantik sekali, maukah kau menjadi permaisuriku ?”, Tanya Bandung Bondowoso kepada Loro Jonggrang. Loro Jonggrang tersentak, mendengar pertanyaan Bondowoso. “Laki-laki ini lancang sekali, belum kenal denganku langsung menginginkanku menjadi permaisurinya”, ujar Loro Jongrang dalam hati. “Apa yang harus aku lakukan ?”. Loro Jonggrang menjadi kebingungan. Pikirannya berputar-putar. Jika ia menolak, maka Bandung Bondowoso akan marah besar dan membahayakan keluarganya serta rakyat Prambanan. Untuk mengiyakannya pun tidak mungkin, karena Loro Jonggrang memang tidak suka dengan Bandung Bondowoso.
“Bagaimana, Loro Jonggrang ?” desak Bondowoso. Akhirnya Loro Jonggrang mendapatkan ide. “Saya bersedia menjadi istri Tuan, tetapi ada syaratnya,” Katanya. “Apa syaratnya? Ingin harta yang berlimpah? Atau Istana yang megah?”. “Bukan itu, tuanku, kata Loro Jonggrang. Saya minta dibuatkan candi, jumlahnya harus seribu buah. “Seribu buah?” teriak Bondowoso. “Ya, dan candi itu harus selesai dalam waktu semalam.” Bandung Bondowoso menatap Loro Jonggrang, bibirnya bergetar menahan amarah. Sejak saat itu Bandung Bondowoso berpikir bagaimana caranya membuat 1000 candi. Akhirnya ia bertanya kepada penasehatnya. “Saya percaya tuanku bias membuat candi tersebut dengan bantuan Jin!”, kata penasehat. “Ya, benar juga usulmu, siapkan peralatan yang kubutuhkan!”
Setelah perlengkapan di siapkan. Bandung Bondowoso berdiri di depan altar batu. Kedua lengannya dibentangkan lebar-lebar. “Pasukan jin, Bantulah aku!” teriaknya dengan suara menggelegar. Tak lama kemudian, langit menjadi gelap. Angin menderu-deru. Sesaat kemudian, pasukan jin sudah mengerumuni Bandung Bondowoso. “Apa yang harus kami lakukan Tuan ?”, tanya pemimpin jin. “Bantu aku membangun seribu candi,” pinta Bandung Bondowoso. Para jin segera bergerak ke sana kemari, melaksanakan tugas masing-masing. Dalam waktu singkat bangunan candi sudah tersusun hampir mencapai seribu buah.
Sementara itu, diam-diam Loro Jonggrang mengamati dari kejauhan. Ia cemas, mengetahui Bondowoso dibantu oleh pasukan jin. “Wah, bagaimana ini?”, ujar Loro Jonggrang dalam hati. Ia mencari akal. Para dayang kerajaan disuruhnya berkumpul dan ditugaskan mengumpulkan jerami. “Cepat bakar semua jerami itu!” perintah Loro Jonggrang. Sebagian dayang lainnya disuruhnya menumbuk lesung. Dung… dung…dung! Semburat warna merah memancar ke langit dengan diiringi suara hiruk pikuk, sehingga mirip seperti fajar yang menyingsing.
Pasukan jin mengira fajar sudah menyingsing. “Wah, matahari akan terbit!” seru jin. “Kita harus segera pergi sebelum tubuh kita dihanguskan matahari,” sambung jin yang lain. Para jin tersebut berhamburan pergi meninggalkan tempat itu. Bandung Bondowoso sempat heran melihat kepanikan pasukan jin.
Paginya, Bandung Bondowoso mengajak Loro Jonggrang ke tempat candi. “Candi yang kau minta sudah berdiri!”. Loro Jonggrang segera menghitung jumlah candi itu. Ternyata jumlahnya hanya 999 buah!. “Jumlahnya kurang satu!” seru Loro Jonggrang. “Berarti tuan telah gagal memenuhi syarat yang saya ajukan”. Bandung Bondowoso terkejut mengetahui kekurangan itu. Ia menjadi sangat murka. “Tidak mungkin…”, kata Bondowoso sambil menatap tajam pada Loro Jonggrang. “Kalau begitu kau saja yang melengkapinya!” katanya sambil mengarahkan jarinya pada Loro Jonggrang. Ajaib! Loro Jonggrang langsung berubah menjadi patung batu. Sampai saat ini candi-candi tersebut masih ada dan disebut Candi Loro Jonggrang. Karena terletak di wilayah Prambanan, Jawa Tengah, Candi Loro Jonggrang dikenal sebagai Candi Prambanan

Ramalan Jayabaya


Ramalan Jayabaya dan Masa Depan Indonesia

Ramalan Jayabaya yang paling dikenal luas oleh masyarakat Indonesia ialah ramalannya akan datangnya penjajah bertubuh pendek, berkulit kuning, dan hanya seumur tanaman jagung. Penjajah itu kita yakni sebagai bangsa Jepang, yang menduduki Indonesia selama lebih kurang 3,5 tahun, antara tahun 1942-1945.Tanaman jagung, kata guru saya dulu, umurnya sekitar 3,5 bulan. Bukankah 3,5 bulan dan 3,5 tahun adalah waktu yang berbeda? Ya, jelas berbeda, tetapi—kata pendukung ramalan Jayabaya—keduanya sama-sama merujuk pada waktu yang relatif singkat bagi kehidupan umat manusia. Jadi, Jayabaya telah meramalkan peristiwa yang tepat tentang kedatangan penjajah Jepang; dan karena itu, diam-diam kita suka menanti-nanti ramalannya yang lain, khususnya yang bertalian dengan Satrio Piningit. Figur yang bakal muncul ke kursi kekuasaan secara tak terduga, yang melalui langkah-langkahnya Indonesia akan mencapai kemakmuran lahir dan batin.
Mari sejenak kita napak tilasi perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Saat kita sudah berhasil memerdekakan diri pada tanggal 17 Agustus 1945, begitu meluap harapan tertumpah kepada Bung Karno. Dialah yang kita anggap sebagai juru selamat. Namun, kemerdekaan yang kita bayangkan sebagai jembatan emas ternyata menemui banyak rintangan yang menghadang. Antara 1945-1949, dua agresi militer Belanda kembali beraksi memporakporandakan bangsa yang baru merdeka. Dari tahun 50-an hingga 60-an, berbagai pergolakan dan pemberontakan daerah marak terjadi. Puncaknya, meletus peristiwa pada tanggal 30 September 1965, yang menjungkalkan Bung Karno dari singgasananya.
Masa berganti, dari Orla menuju Orba. Tokoh utamanya tentu saja Pak Harto. Lagi-lagi ia disanjung di awal kepemimpinannya sebagai Satrio Piningit. Sang pembebas dari macam-macam huru-hara. Kendati aspek ekonomi maju pesat di era Pak Harto, dan kita gelari ia sebagai Bapak Pembangunan, tetapi lama-lama kita jengah juga dengan sistem sosial-politik yang dibangunnya: monolitik, otoriter, dan represif. Maka, kemundurannya di tahun 1998 kita sambut dengan penuh sukacita. “Hore!” teriak kita berjingkrak-jingkrak.
Habibie menggantikan Pak Harto. Ia segera kita ejek sebagai bagian masa lalu Orba yang kelam, cukup 1 tahun saja kita beri waktu ia jadi presiden. Gus Dur muncul, terus diturunkan 2 tahun kemudian. Megawati naik, hanya kita kasih kesempatan sekadar menjalani sisa jabatan Gus Dur. Susilo Bambang Yudhoyono pun akhirnya naik tahta di tahun 2004. Sebuah buku tanpa ragu menyebutnya sebagai Satrio Piningit di awal kemunculannya. Tokoh zaman baru Indonesia yang dipilih secara langsung dan demokratis. Tampan-tinggi-gagah, lulusan akmil terbaik, penyandang gelar doktor dari IPB, dan sangat antikorupsi. Nyatanya, ia kini banyak dikritik berbagai kalangan terkait santernya kasus korupsi kelas kakap yang melibatkan kader-kader partainya.
Sejujurnya, banyak di antara kita yang kecewa. Gusar menanti tokoh yang mampu mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. Tokoh pemimpin yang muncul, selalu saja kita rasakan kekurangannya, dan dengan cepat kita masukkan ke dalam arsip berlabel: Bukan Satrio Piningit. Jika demikian halnya, mari kita sepakati bahwa ramalan Jayabaya itu, memang tak perlu diartikan secara harfiah. Ia sebenarnya hanya ingin menasihati rakyat Indonesia—sesuai kemampuannya masing-masing—untuk senantiasa aktif bekerja keras membuat tatanan Indonesia yang lebih baik dari hari ke hari. Agar pada akhirnya, orang-orang yang naik ke panggung politik adalah mereka yang terbaik, yang karakternya mendekati Satrio Piningit sang juru selamat sejati bangsa. Ramalan Jayabaya, dengan demikian, harus dimaknai bukan sebagai kata benda, melainkan sebuah kata kerja.

Inilah isi Ramalan JAYABAYA :

1. Besuk yen wis ana kreta tanpa jaran --- Kelak jika sudah ada kereta tanpa kuda.

2. Tanah Jawa kalungan wesi --- Pulau Jawa berkalung besi.

3. Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang --- Perahu berjalan di angkasa.

4. Kali ilang kedhunge --- Sungai kehilangan mata air.

5. Pasar ilang kumandhang --- Pasar kehilangan suara.

6. Iku tandha yen tekane zaman Jayabaya wis cedhak --- Itulah pertanda zaman Jayabaya telah mendekat.

7. Bumi saya suwe saya mengkeret --- Bumi semakin lama semakin mengerut.

8. Sekilan bumi dipajeki --- Sejengkal tanah dikenai pajak.

9. Jaran doyan mangan sambel --- Kuda suka makan sambal.

10. Wong wadon nganggo pakeyan lanang --- Orang perempuan berpakaian lelaki.

11. Iku tandhane yen wong bakal nemoni wolak-waliking zaman--- Itu pertanda orang akan mengalami zaman berbolak-balik

12. Akeh janji ora ditetepi --- Banyak janji tidak ditepati.

13. Akeh wong wani nglanggar sumpahe dhewe--- Banyak orang berani melanggar sumpah sendiri.

* Manungsa padha seneng nyalah--- Orang-orang saling lempar kesalahan.

14. Ora ngendahake hukum Allah--- Tak peduli akan hukum Allah.

15. Barang jahat diangkat-angkat--- Yang jahat dijunjung-junjung.

16. Barang suci dibenci--- Yang suci (justru) dibenci.

17. Akeh manungsa mung ngutamakke dhuwit--- Banyak orang hanya mementingkan uang.

18. Lali kamanungsan--- Lupa jati kemanusiaan.

19. Lali kabecikan--- Lupa hikmah kebaikan.

20. Lali sanak lali kadang--- Lupa sanak lupa saudara.

21. Akeh bapa lali anak--- Banyak ayah lupa anak.

22. Akeh anak wani nglawan ibu--- Banyak anak berani melawan ibu.

23. Nantang bapa--- Menantang ayah.

24. Sedulur padha cidra--- Saudara dan saudara saling khianat.

25. Kulawarga padha curiga--- Keluarga saling curiga.

26. Kanca dadi mungsuh --- Kawan menjadi lawan.

27. Akeh manungsa lali asale --- Banyak orang lupa asal-usul.

28. Ukuman Ratu ora adil --- Hukuman Raja tidak adil

29. Akeh pangkat sing jahat lan ganjil--- Banyak pejabat jahat dan ganjil

30. Akeh kelakuan sing ganjil --- Banyak ulah-tabiat ganjil

31. Wong apik-apik padha kapencil --- Orang yang baik justru tersisih.

32. Akeh wong nyambut gawe apik-apik padha krasa isin --- Banyak orang kerja halal justru merasa malu.

33. Luwih utama ngapusi --- Lebih mengutamakan menipu.

34. Wegah nyambut gawe --- Malas untuk bekerja.

35. Kepingin urip mewah --- Inginnya hidup mewah.

36. Ngumbar nafsu angkara murka, nggedhekake duraka --- Melepas nafsu angkara murka, memupuk durhaka.

37. Wong bener thenger-thenger --- Orang (yang) benar termangu-mangu.

38. Wong salah bungah --- Orang (yang) salah gembira ria.

39. Wong apik ditampik-tampik--- Orang (yang) baik ditolak ditampik (diping-pong).

40. Wong jahat munggah pangkat--- Orang (yang) jahat naik pangkat.

41. Wong agung kasinggung--- Orang (yang) mulia dilecehkan

42. Wong ala kapuja--- Orang (yang) jahat dipuji-puji.

43. Wong wadon ilang kawirangane--- perempuan hilang malu.

44. Wong lanang ilang kaprawirane--- Laki-laki hilang perwira/kejantanan

45. Akeh wong lanang ora duwe bojo--- Banyak laki-laki tak mau beristri.

46. Akeh wong wadon ora setya marang bojone--- Banyak perempuan ingkar pada suami.

47. Akeh ibu padha ngedol anake--- Banyak ibu menjual anak.

48. Akeh wong wadon ngedol awake--- Banyak perempuan menjual diri.

49. Akeh wong ijol bebojo--- Banyak orang tukar istri/suami.

50. Wong wadon nunggang jaran--- Perempuan menunggang kuda.

51. Wong lanang linggih plangki--- Laki-laki naik tandu.

52. Randha seuang loro--- Dua janda harga seuang (Red.: seuang = 8,5 sen).

53. Prawan seaga lima--- Lima perawan lima picis.

54. Dhudha pincang laku sembilan uang--- Duda pincang laku sembilan uang.

55. Akeh wong ngedol ngelmu--- Banyak orang berdagang ilmu.

56. Akeh wong ngaku-aku--- Banyak orang mengaku diri.

57. Njabane putih njerone dhadhu--- Di luar putih di dalam jingga.

58. Ngakune suci, nanging sucine palsu--- Mengaku suci, tapi palsu belaka.

59. Akeh bujuk akeh lojo--- Banyak tipu banyak muslihat.

60. Akeh udan salah mangsa--- Banyak hujan salah musim.

61. Akeh prawan tuwa--- Banyak perawan tua.

62. Akeh randha nglairake anak--- Banyak janda melahirkan bayi.

63. Akeh jabang bayi lahir nggoleki bapakne--- Banyak anak lahir mencari bapaknya.

64. Agama akeh sing nantang--- Agama banyak ditentang.

65. Prikamanungsan saya ilang--- Perikemanusiaan semakin hilang.

66. Omah suci dibenci--- Rumah suci dijauhi.

67. Omah ala saya dipuja--- Rumah maksiat makin dipuja.

68. Wong wadon lacur ing ngendi-endi--- Perempuan lacur dimana-mana.

69. Akeh laknat--- Banyak kutukan

70. Akeh pengkianat--- Banyak pengkhianat.

71. Anak mangan bapak---Anak makan bapak.

72. Sedulur mangan sedulur---Saudara makan saudara.

73. Kanca dadi mungsuh---Kawan menjadi lawan.

74. Guru disatru---Guru dimusuhi.

75. Tangga padha curiga---Tetangga saling curiga.

76. Kana-kene saya angkara murka --- Angkara murka semakin menjadi-jadi.

77. Sing weruh kebubuhan---Barangsiapa tahu terkena beban.

78. Sing ora weruh ketutuh---Sedang yang tak tahu disalahkan.

79. Besuk yen ana peperangan---Kelak jika terjadi perang.

80. Teka saka wetan, kulon, kidul lan lor---Datang dari timur, barat, selatan, dan utara.

81. Akeh wong becik saya sengsara--- Banyak orang baik makin sengsara.

82. Wong jahat saya seneng--- Sedang yang jahat makin bahagia.

83. Wektu iku akeh dhandhang diunekake kuntul--- Ketika itu burung gagak dibilang bangau.

84. Wong salah dianggep bener---Orang salah dipandang benar.

85. Pengkhianat nikmat---Pengkhianat nikmat.

86. Durjana saya sempurna--- Durjana semakin sempurna.

87. Wong jahat munggah pangkat--- Orang jahat naik pangkat.

88. Wong lugu kebelenggu--- Orang yang lugu dibelenggu.

89. Wong mulya dikunjara--- Orang yang mulia dipenjara.

90. Sing curang garang--- Yang curang berkuasa.

91. Sing jujur kojur--- Yang jujur sengsara.

92. Pedagang akeh sing keplarang--- Pedagang banyak yang tenggelam.

93. Wong main akeh sing ndadi---Penjudi banyak merajalela.

94. Akeh barang haram---Banyak barang haram.

95. Akeh anak haram---Banyak anak haram.

96. Wong wadon nglamar wong lanang---Perempuan melamar laki-laki.

97. Wong lanang ngasorake drajate dhewe---Laki-laki memperhina derajat sendiri.

98. Akeh barang-barang mlebu luang---Banyak barang terbuang-buang.

99. Akeh wong kaliren lan wuda---Banyak orang lapar dan telanjang.

100. Wong tuku ngglenik sing dodol---Pembeli membujuk penjual.